Category Archives: Buku

Pétruk di Udara

Dari buku tua yang diterbitkan pada masa pendudukan Jepang berjudul Oentjen-oentjen tertanggal “Djakarta, Woelan XI 2603” (November 1943) ini saya jadi tahu bahwa dalam praktik kepenulisan pada era pra-kemerdekaan itu ide meleburkan tokoh-tokoh punakawan ke dalam setting cerita modern ternyata sudah dilakukan. Di salah satu kisah di kumpulan cerita berbahasa Jawa dalam ejaan Van Ophuijsen ini, Continue reading

Rahasia Ilmu Meringankan Nostalgia

Saya masih duduk di bangku SMP di pelosok Jateng pada sekitar paruh pertama dekade ’90an ketika kakak saya mulai kuliah di Bandung. Seingat saya badannya lumayan bongsor saat itu dan dia bahkan ikut olahraga rugby di kampusnya, sementara saya masih kurus ceking padahal rasa-rasanya saya sudah sangat gemar melahap makanan apa saja. Pernah suatu kali ketika kakak saya pulang kampung di sebuah liburan semester, Continue reading

5erbaLima #3: Buku-buku dari Masa Kanak

Siang tadi sewaktu mengantar si kecil ke sebuah acara dan membeli balon, saya teringat satu buku lawas dari masa kanak yang terus membekas di memori saya sampai hari ini: sebuah buku tipis tentang percobaan cahaya dan optik dengan benda-benda sederhana di sekitar kita, tapi saya lupa apa judul persisnya. Karena dulu saya hanya bisa membacanya di perpustakaan sekolah, Continue reading

Sekapur Sirik

Terus terang saja saya iri dengan Taufiq Rahman. Bagaimana bisa dia menulis hal-hal menarik tentang musik, dengan daya upaya seperti sekenanya saja? Esainya pendek-pendek, enak untuk sekali-baca dalam tempo sekali-duduk. Saya bayangkan Taufiq pun menuliskannya dengan cara persis kita membacanya; Continue reading

Klab Yu Tub .03 – Te Kate Dipanah

“..te kate dipanah/ dipanah ngisor nggelagah/ ana manuk onde-onde/ mbok sri bombok mbok sri kate/ mbok sri bombok mbok sri kate..” Jika dalam bahasa Indonesia lirik tersebut bunyinya kurang lebih demikian: “..ayam kate dipanah/ dipanah di bawah pohon gelagah (sejenis alang-alang tebu)/ ada burung onde-onde (?)/ mbok sri bombok mbok sri kate..” Larik terakhir tak bisa diterjemahkan, saya duga itu semacam permainan nama belaka, racauan tanpa makna yang mungkin masuknya ke ranah lingua poetica, Continue reading

Harga Plat Gramofon Kisah Pasar Baru, 1956

Plat_KisahPasarBaru_gramofon

Beberapa waktu lalu, Irama Nusantara mengunggah foto di akun instagram mereka @iramanusantara, foto plat gramofon 78rpm “Kisah Pasar Baru” yang memuat stiker Radio Republik Indonesia bertanggal 7 Oktober 1956. Sementara di plat yang sama dari koleksi pribadi saya, yang saya potret ini, masih ada stiker label harga: Rp 32,50. Dengan asumsi dua stiker itu pertama kali ditempel pada jangka waktu tak jauh dari jadwal rilis plat tersebut, Continue reading

Paman Bob Bertambah Tua

BobDylan_ICantSing

Baru ngeh kalau hari ini umur Bob Dylan resmi menyentuh angka 75. Buset, udah tiga perempat abad aja lu sob. Langsung saya mau bahas soal ini ke Rani yang kayaknya bahkan nggak ingat sama sekali, tapi ternyata dia sudah tidur. Jadilah saya ketik-ketik saja teks whatsapp ke handphone-nya, meski saya sedang berbaring di sebelahnya, supaya nanti pas dia bangun dia bisa langsung baca. Rani adalah penggemar nomor satu Bob Dylan yang saya kenal. Mengoleksi album rekamannya, buku, poster, film, dan pernak-pernik lainnya tentu hal biasa, namanya juga fans, Continue reading