Satisfeksyong!

 Apa yang bikin sebuah cover version menjadi sebuah cover version yang bagus? Jawaban malas paling praktis adalah: entahlah, seperti alam semesta, musik bekerja dengan cara misterius, nggak ketebak, bola itu bundar, tak terukur, dsb., dst. Sudah banyak teori atau artikel ditulis mengenai resep-resep agar cover version itu ‘berhasil’, seperti sebaiknya ada unsur “pemaknaan baru”, “harus terdengar sangat kamu”, Continue reading

Gundala oh Gundala

*mungkin mengandung spoiler

Persis di hari Friday the 13th kemarin di mana bulan purnama lagi bulat-bulatnya saya malah teringat kembali tokoh Ghazul di film Gundala-nya Joko Anwar (2019), diperankan oleh the one and only Ario Bayu. Menurut saya Ario Bayu adalah salah satu aktor terbaik Indonesia dengan jatah-jatah peran yang kerapkali memble, tapi begitu dia dapet karakter yang pas, Continue reading

Yang Dulu Damai dan Tak Gersang

Pada sekitar pertengahan dekade ‘80an, perawakan dan tangan saya sudah cukup besar untuk bisa memegang sapu lidi sendiri dan tugas harian saya adalah sore-sore menyapu halaman rumah, yang seingat saya cukup luas waktu itu, dipenuhi pohon mangga, jambu, dan nangka. Dua kakak saya tugasnya mengepel lantai dan menimba air sumur untuk mengisi bak mandi. Saya lebih memilih nyapu latar karena menurut saya itu lebih praktis, Continue reading

Bandempo dan bandempo-bandempo lainnya

Akhirnya nemu juga foto Bandempo! Ini pelawak Srimulat era 1970an yang dijadikan nama band di scene Institut Kesenian Jakarta (IKJ) 2000an. Setelah lama mencari-cari ke sana-sini akhirnya saya mendapati fotonya di sudut kanan bawah salah satu halaman di majalah Tempo edisi 1974. Sebetulnya di kaset-kaset lama Srimulat sering ada foto show mereka di atas panggung, salah satu pemainnya ya Bandempo itu, Continue reading