Album Debut Pink Floyd Berusia 50 Tahun

Dari album sangar yang hari ini katanya genap berusia setengah abad saya mendapat beberapa (((pelajaran terbaik))) dalam hidup, di antaranya: 1) Jika ketiga format rilisannya yakni vinyl, CD, kaset, diputar sekaligus secara hampir bersamaan dengan waktu Start PLAY masing-masing selisih 2 detik, maka kepekatan hakiki akan segera memenuhi gendang kuping dan sel-sel otakmu. Saya pernah kurang kerjaan mencobanya. Suara-suara perkusif di awal track “Astronomy Domine” bakal kian bersahut-sahutan merah kuning hijau di langit yang biru sementara si kibor kendor dan dentum-dentum dawai gitar elektrik dan bass yang galak di situ akan lebih bergema-gema, dengung sonicnya siap mengantarmu terbang tinggi ke pelukismu agung siapa gerangan; 2) Syd Barrett memang sebaiknya keluar dari band setelah album ini, mengamini lirik “..alone in the clouds all blue..”, karena kalau tetap di situ mungkin Pink Floyd tidak akan setajir ini, dan lagian siapa juga Oom-oom Prog-Rock so-called audiophile-dengan-soundsystem-mahal-tapi-muternya-Celine-Dion yang mau beli sekuel The Piper at the Gates of Dawn II, III, IV, dst? “Pusing ah!” ujar mereka biasanya sambil cuek mengenakan kaos lokal King Crimson di perutnya yang makmur, bikin si mangap jadi terlihat monyong; 3) Rupa-rupanya gerombolan Bayu Bersaudara musti ikhlas merelakan (((hits))) terbesar mereka “Kring-kring Goes-goes” berbagi tempat di singgasana Daftar-Lagu-Terbaik-tentang-Sepeda dengan lagu “Bike” di track terakhir side B yang ya ampun manisnya! Sendu riang penuh haru! “…you’re the kind of girl that fits in with my world/ i’ll give you anything/ everything if you want things…” *cry; 4) Lho, bukannya Syd dkk muncul lebih dulu ketimbang Bayu Bers? Bodo amat. Saya sih tau Bayu duluan 5) “…putar-putar di Interstellar Overdrive/ lewat Harmoni, keliling kota/ aduh asyiknya Bike-sepeda…” *krik-krik-krik


_

_

_

_

_

_

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *