Yakin Bro, Lebih Baik Sakit Gigi?

Kaset_Pepsodent_CloseUp

Saat mendapati dua kaset ini di tukang loak sejujurnya saya kurang paham apa hubungan odol dengan musik dan lagu. Kalau mau dicari-cari othak-athik gathuk-nya sih ya pasti bisa. Misalnya, mungkin mereka cuma mau bilang bahwa kegiatan tarik suara bakal lancar jaya jika nafas kita segar, alias nggak bau mulut? Sering kita lihat bagaimana penyanyi-penyanyi tampil duet secara live, mereka tetap semangat adu vokal meskipun itu berarti harus berbagi mikrofon di atas panggung dengan jarak antarmulut hanya beberapa centimeter. Kebayang jika hembusan angin semriwing dari lawan duet lebih dominan menusuk hidung, bisa buyar pitch control kita. Siapa pun otak di belakang kompilasi Pepsodent ini, dia pasti merasa jenius telah memasukkan lagu “Lebih Baik Sakit Gigi“-nya Meggi Z untuk turut berpartisipasi. Emang nyambung banget sih secara tema. Tapi bukankah faedah pasta gigi justru supaya semesta mulut dan seisinya sehat wal-afiat, dengan kata lain, mencegah sakit gigi? Lha kok ini malah lebih baik sakit gigi? Gimana sih logikanya Mas-mas project officer kompilasi Pepsodent ini. Apa dia mengalami mondegreen, alias salah dengar lirik, dia pikir “...lebih baik sikat gigi…“? Kaset ini sesuai judul kompilasinya diisi dengan nomor-nomor dangdut, yang lumayan wara-wiri di radio AM era awal ’90an yang kerap mengudara dengan lagu-lagu joget pinggiran seperti “Kopi Dangdut“, “Duh Engkang“, dsb. Di cover depannya ada tulisan “Tidak Untuk Dijual”. Sementara isi kompilasi Close-Up, mungkin menyasar pangsa anak muda kalangan menengah ke atas, lebih memilih lagu-lagu Barat Top 40 era ’80an seperti dari Rick Astley, Kylie Minogue, Milli Vanilli, dsb. Saya nggak berselera menyebutkan di sini judul-judulnya. Body kaset-nya putih, mungkin untuk disesuaikan dengan kepercayaan yang mereka anut: bahwa gigi yang baik adalah gigi yang putih. Ingat iklan TV dari brand ini yang menyertakan copywriting “WOW, SILAU MEN!” dengan treatment cahaya putih memancar dari gigi mengkilat si model yang ganteng rupawan dan cantik jelita? Saya kok malah jadi ingat si Boneng, yang giginya juga berkilat-kilat asoy di film-film Dono. Nama merk pasta gigi ini apa boleh buat sudah terlanjur keminggris, demikian pula judul kompilasi ini, jadi untuk mengabarkan ke khalayak bahwa kasetnya tidak dijual pun harus pakai “Not For Sale”. Dan tahukah Anda bahwa ‘odol’ itu dulunya adalah merk pasta gigi? Mirip air mineral, yang apapun merk-nya tetap saja disebut aqua.

Odol

* * *

2 thoughts on “Yakin Bro, Lebih Baik Sakit Gigi?

  1. wawan

    Asoy banget ulasannya. Sebagai orang yg punya banyak masalah gigi, dan sebentar lagi mungkin akan mulai pakai gigi palsu, saya dulu sempat mangkel sekali sama lagunya Meggy Z, terutama pas sedang sakit gigi. Saya suka mbatin: mending sakit hati gak bikin infeksi, daripada sakit gigi, sudah sakit gak ketulungan, gak bisa nerjemah, ada bahaya infeksi lagi!

    Tapi, setelah mendengar semesta musik Meggy Z, yang penuh kesengsaraan itu, saya jadi tahu bahwa memang hanya sakit gigi yang bisa disandingkan dengan sakit hati. Meggy Z jaaan konsisten tenan!

    Soal kompilasi Close Up. Cih! Saya nggak mau komentar. Saya masih sakit hati, karena merasa pernah ketipu Close-Up. Waktu SMP, di iklan-iklan Close-Up menjual janji bahwa kita akan segera ganteng begitu pakai Close-Up (dan bisa saling becanda dan dekat2an sama teman sekolah). Ternyata bohong! Saya buktinya!

    >>> Hahaha! Semesta musik Meggy Z memang penuh kesengsaraan, tapi tetap Hamdan ATT-lah yg merasa dirinya orang termiskin di dunia. Liriknya mungkin bisa sedikit dipermak: “Jangankan Close-Up, siwak pun aku tak punya…” Kasihan ya Bung.

    Ngomong-omong soal rencana pasang gigi palsu, sampeyan malah bisa bikin pantun jenaka ini mungkin terjadi:

    Ke dapur mengambil korek
    Korek api tinggal sebiji
    Hatiku geli melihat kakek
    Sikat gigi sambil menyanyi

    [BW]

    Reply
  2. rani

    odol merk odol masi eksis kok bud. nanti kalo ketemu tak potoin

    >>> Wah mau dong Ran! Masih eksisnya tuh maksudnya di Eropa? [BW]

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *