Kartun Sabtu Pagi, atau Minggu Pagi?

SaturdayMorningCartoon_kaset

Mumpung sekarang Sabtu pagi, saya posting kaset ini ah. Saturday Morning: Cartoons’ Greatest Hits (1995). Idenya brilian, band-band keren ’90s meng-cover komposisi theme song dari beberapa serial kartun Sabtu pagi yang beken (atau pernah beken) di luar sono. Dulu saya membelinya sekitar 1995-1996 di toko kaset Aquarius Solo, masih memakai seragam putih abu-abu, dan kelar dari kasir saya langsung merasa diri paling ‘alternative’ se-Margoyudan! Hehehe. Favorit saya di situ: Butthole Surfers mengacak-acak “Underdog” menjadi seperti sound milik mereka sendiri, “Open Up Your Heart and Let the Sunshine In” dari serial The Flintstones ampuun jadi manis banget di tangan Frente!, “Scooby Doo” oleh Matthew Sweet yang memang melodinya sendiri sudah terlanjur nempel di kuping lawas saya, dan “Eep Opp Ork Ah-Ah” yang trippy dari Violent Femmes. Ada yang bilang, beberapa kawan-kawan punk di Indonesia mencari kaset ini karena ada Ramones di situ, membawakan “Spider-Man”. Demikian pula saat musik ska marak di Indonesia akhir ’90an, kaset ini juga sempat diburu lagi lantaran ada satu nomor dari Sublime. Sementara kartun-kartun yang diputar di TV Indonesia saat itu sebenarnya bukan di hari Sabtu pagi sih ya, tapi Minggu pagi. Kebanyakan pasokannya memang, apa boleh buat, adalah kartun-kartun dari Jepang. Tapi pihak TV kita dulu sudah cukup ‘jenius’ dengan berinisiatif bikin versi lirik Indonesia—musiknya tetap sama—sehingga bocah-bocah di sini bisa ikut menyanyikannya, mungkin dengan logat cadel atau mulut masih cemong-cemong. Sekadar berandai-andai, mungkin nggak ya, sekarang dibikin kompilasi indie sejenis, berjudul misalnya “Kartun Minggu Pagi”? Zeke Khaseli pasti seru bereksperimen mengobrak-abrik opening song “Doraemon” atau “Crayon Shinchan”, sementara White Shoes and the Couples Company sepertinya pas jika mendendangkan “Sailor Moon” atau “P-Man” yang berbau-bau pop Indolawas, dan Pandai Besi pasti bakal sangat gagah menyanyikan “Saint Seiya” (ehmm tapi serial ini bukan di hari Minggu ya?) atau bisa juga “Dash Yonkuro”! Ebuset, jadi pengen main tamiya lagi. Seorang kawan, Sandya Maulana, bercerita bahwa Mr. Sonjaya kerap memasukkan lagu penutup Mojacko “Sahabatku dari Luar Angkasa” ke repertoar live mereka. Sementara “Ninja Hattori” versi Sex Sux sepertinya bakal ciamik juga. (Seorang kawan yang tinggal di negeri Paman Sam, Cak Wawan, pernah jenaka mengcover Ninja Hattori dengan imajinasi jika itu dibawakan oleh Sujiwo Tejo!) Kalau “Dragon Ball” cocoknya dibawain siapa ya? “Orang pun datang/ dan akan kembali/ kehidupan ‘kan jadi satu…” Kalau usul Sandya, nggak tanggung-tanggung… Mesin Tempur!

* * *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *