Allmusic vs. Pitchfork

Suatu siang di pelataran kampus sekitar akhir 1998 atau awal 1999, dari seorang kawan seangkatan satu jurusan bernama Ali saya pertama kali mendengar nama Allmusic.com. “Lu pasti suka, Bud. Ada pohon silsilah genre dan sejarahnya gitu. Juga review-review album.” Saya ingat, sehabis makan di Kantin Salman saya langsung melesat ke warnet terdekat dari kampus, Continue reading

Kaset single LAIN – Veteran Traveler

LAIN_Veteran_Traveler_kaset

Rilisan single dalam format fisik sebagai pendahuluan album penuh, biasanya memuat satu lagu ‘hits’ (dalam tanda kutip) atau katakanlah lagu yang dijagokan oleh band atau pihak label; ditambah satu atau lebih lagu B-side(s) yang biasanya tidak akan dimasukkan ke dalam album penuh. Faktor bonus lagu itu yang kerap menjadikan rilisan-rilisan single sebagai collectible items bagi penggemar berat dan terutama para completist. Tentu ini bukan aturan kaku. Kaset single Veteran Traveler dari band LAIN ini, misalnya, Continue reading

Syair Kehidupan untuk Seruni

LaguUntukSeruni_Foto1

Kancah perfilman negeri ini tercatat memiliki aktor watak bernama Tio Pakusadewo, dan menelisik perjalanan karirnya, pria kelahiran 1963 itu berhasil meraih Piala Citra pertamanya sebagai aktor terbaik di film Lagu Untuk Seruni (1991). Di film besutan sutradara Labbes Widar yang oleh kritikus JB Kristanto disebut-sebut mirip film lawas Hollywood Kramer vs. Kramer ini Tio berperan sebagai seorang komponis idealis, Continue reading

Jad Fair + Kramer = Kelar Hidup Lo.

JadFair_Kramer

Album eksperimental bersahaja (haha!) ini keluar saat saya masih duduk di kelas 2 SD dan sedang senang-senangnya menyiksa pita kaset Bayu Bersaudara yang populer banget waktu itu dengan memutar berulang-ulang seperti orang gila hits terbesar mereka (dan satu-satunya) “Kring Kring Goes Goes” keras-keras—yang setelah dipikir-pikir lagi memang trippy as f*ck dan telak bikin koleganya, yakni sesama lagu bertema sepeda, “Bike” di The Piper at the Gates of Dawn langsung jadi seperti lagu Disney saja. Saat saya beranjak remaja, Jad Fair, sang ruh sejati legenda art punk Half Japanese, adalah salah satu pahlawan terbesar saya, Continue reading

Klab Yu Tub .06 – Djaikem en Samijem: Langendrian

Ada satu buklet tua dari era pra-kemerdekaan di arsip pribadi saya, judulnya “Columbia Origineele Opname In de Dhâlem van de Astana Mangkoenegaran Soerakarta”. Meski bertajuk bahasa Belanda, kebanyakan teks di dalamnya berbahasa Melayu dengan ejaan Van Ophuijsen. Tahun terbit persisnya tidak tercantum di dokumen tipis 12 halaman tersebut, Continue reading

Klab Yu Tub .05 – Suk Kapan

Video ini adalah kiriman Paman Yusi Avianto Pareanom. Menurutnya, ini lagu pop Jawa Is Haryanto yang paling dia suka. “Pernah dinyanyikan Titik Sandhora dan Mus Mulyadi,” ujarnya sendu, “Tapi paling enak ya versi Arie Koesmiran ini. Lagu paling sedih sepanjang masa.” Wuidih, atos ndes… Maka Klab Yu Tub kesayangan kita semua kembali hadir untuk membahas video kiriman dari Depok ini, sambil kirim-kirim salam dengan ucapan, “Met siang aja.” Continue reading

Klab Yu Tub .04 – Kuda Lumping

The killer track in this field-recording compilation is “Kuda Lumping”, side A track 4. Originally written by King Rhoma Irama and popularized by Queen Elvy Sukaesih, the dangdut song turns into an uptempo post-punk version, interpreted by a group of buskers comprises two female singers (the lead singer is also lead guitarist, the other one plays tambourine) and a kendang player. They embrace the anyone-can-do-it idea of nontechnique, the complete absence of production polish, Continue reading

Klab Yu Tub .03 – Te Kate Dipanah

“..te kate dipanah/ dipanah ngisor nggelagah/ ana manuk onde-onde/ mbok sri bombok mbok sri kate/ mbok sri bombok mbok sri kate..” Jika dalam bahasa Indonesia lirik tersebut bunyinya kurang lebih demikian: “..ayam kate dipanah/ dipanah di bawah pohon gelagah (sejenis alang-alang tebu)/ ada burung onde-onde (?)/ mbok sri bombok mbok sri kate..” Larik terakhir tak bisa diterjemahkan, saya duga itu semacam permainan nama belaka, racauan tanpa makna yang mungkin masuknya ke ranah lingua poetica, Continue reading