Apakah Dia Memikirkan Mobil?

Rekomendasi terkocak yang pernah saya dapatkan di toko musik adalah dari mas-mas penjaga toko kaset di sekitaran Singosaren, Solo, pada akhir 1997, “Oh, suka The Great Escape-nya Blur? Berarti harus dengerin kaset ini…” Dia menyodorkan kaset Primal Scream album Vanishing Point yang waktu itu baru saja dirilis. Saya paham saran-saran serampangan semacam itu tidak perlu terlalu dianggap serius terutama jika kita sudah punya radar sendiri dalam mengendus musik baru ataupun lama, tapi toh akhirnya saya merogoh dompet juga karena setelah sejam lebih berdiri di situ saya masih saja gagal menemukan apa yang kira-kira bisa menutupi kebosanan usia 17. Saya meragukan korelasi sonik antara dua kaset itu tapi otak-atik gathuk hubungan antarjudulnya bolehlah: yang satu kabur, yang satu lenyap? Di kamar kos di Margoyudan, radiotape saya bersaing dengan suara keras dari kamar-kamar lain (pemenangnya adalah boombox milik anak Sragen yang suka memutar kaset Prodigy dengan volume maksimal); tapi kalau harus adu mutu, level musik Vanishing Point jauh di atas kawan-kawan seangkatan mereka meski OK Computer-nya Radiohead tentu lebih populer di tahun itu (lagipula angkatan sebelumnya mungkin lebih memilih Happy Mondays untuk tipe musik Britpop yang agak-agak dancey. Track Kowalski langsung mencolek-colek kuping saya, spoken words di situ ternyata dicomot dari sebuah film ‘70an yang menjadi inspirasi terbesar album ini, yang tentu keesokan harinya langsung saya cari di rental-rental laserdisc terakhir di kota Solo. Film kebut-kebutan mobil ini seru juga, kacangan tapi bikin ketagihan! Bobby Gillespie si pentolan Primal Scream membayangkan lagu tadi sebagai tawaran lain untuk mengiringi film kesukaannya itu, meski nomor favorit saya di kaset ini lebih ke Get Duffy—beatnya mirip prototype Gorillaz tapi isian musik tiupnya kelak seperti saya temukan lagi di satu komposisi Sore Ze band. Sementara lagu Trainspotting, nongol di film setahun sebelumnya, baru bisa saya tonton detil adegannya di Bandung setahun kemudian, 1998, lewat kaset VHS yang dibawa senior saya, Tegar, seorang geek sejati berkacamata tebal dengan topi kikuk, tas karung dan sepeda balap, di kineklub kampus yang saya ikut bergabung di dalamnya. Saya ingat bagaimana Sick Boy berkicau ke Mark Renton perihal hidup dan kehidupan, Well, at one time, you’ve got it, and then you lose it, and it’s gone forever.” Jleb! Belakangan saya jadi merenung-renung kembali dan malah kepikiran, jangan-jangan maksud rekomendasi di toko kaset dulu itu alurnya begini: track paling asik di The Great Escape kan lagu He Thought of Cars —> nyambung ke album psychedublia ini Vanishing Point —> yang juga adalah soundtrack film mobil? Beautifully f*cking illustrated!

___
Mengenai kaset lain yang juga soal mobil, klik di sini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *