Category Archives: Rupa-rupa

Biar Rada Gaya Kayak Orang-orang di Timeline

Piala Dunia pertama saya Mexico ‘86. Frase-frase koncian macam “Tim Dinamit Denmark” “Gol Tangan Tuhan”, “Si Boncel”, memang masih membekas di saya hingga sekarang meski ketika itu saya masih TK dan cuma ikut-ikutan kakak nonton bola (dia sudah kelas 5 SD dan memang termasuk jago bal-balan di kampung saya). Piala Dunia setelahnya, Italy ‘90, malah tidak banyak saya ingat selain maskotnya yang mirip bongkaran kubus rubik itu termasuk yang paling keren menurut saya dari segi desain, Continue reading

Lagu Nostalgila Gebrak-gebrak Meja

Dua hal yang paling saya ingat dari cerita kakak saya tiap kali dia pulang kampung ke rumah kami di pelosok Jateng, dari kuliahnya di Bandung pada paruh pertama dekade ’90an adalah: kaos kaki murah (“Ada pasar kaget tiap Jumat, kaos kaki di situ harganya cuma Rp500!”), dan bioskop kampus (“Ada meja di tiap kursi penontonnya!”). Ketika itu saya masih SMP, Continue reading

Kaset Djoenaidhi di Cerpen Mas Yusi

Si tokoh utama cerpen “Ular-ular Temanten” karangan Yusi Avianto Pareanom dari buku Muslihat Musang Emas (2017) diceritakan sengaja mendengarkan kaset lawas ini dengan niatan “untuk mencuri gagasan” (hlm. 208), karena ia diminta memberi ular-ular temanten atau nasihat perkawinan pada pesta pernikahan kawan lamanya. Saya cuplikkan audionya lewat potongan rekaman di bawah ini, Continue reading