fight (on-) fire with (on-) fire!

selain judulnya yg lucu, terutama jika disandingkan dengan nama bandnya yg ya gitu deh, oxymoron at its finest (funniest?), kaset ini juga lucu karena sebetulnya album ini cukup bagus meski tenggelam di bawah bayang2 debut album mereka, suicide – s/t yg memang anjir fenomenal itu, dan ini adalah album ketiga suicide setelah album kedua mereka yg lucunya juga dijuduli suicide! dasar wong gemblung. di way of life ini kita memang gak akan ketemu komposisi sengeri “frankie teardrop” atau secentil “dream baby dream”, lagian what’s the point gitu loh, tapi attitude synth-pop/electro-punk!/technodrone mereka tetap melimpah ruah di album yg baru dirilis sepuluh tahun dari album debut itu, dan mungkin memang sudah jadi way of life mereka apapun bentuknya. lucunya lagi yg jadi produsernya justru mantan pentolan the cars yg kelak tenar dengan karya2 produserial (halah) macam blue albumnya weezer yg laris manis atau pas masih di the cars dia sempet produserin bad brains, dan bahkan sempat juga guided by voices (!) meski cuman satu album, jauuuh setelahnya. format abadi suicide tentu tetap berdua, si alan vega aka elvis-presley-dari-neraka pada mikrofon (‘vocals’) & martin rev si one man band pada organ tunggal (‘instruments’), dan dengan segala kebisingan dansa-dansi disko-death dan jeritan2 depresif itu sesungguhnya mereka justru sedang menyenandungkan lagu2 cinta! track ke-2 misalnya, “surrender”, aneh sekali kalau inget itu keluar dari congor sompral bernama suicide tapi jadi gak gitu aneh begitu dimasukin ke soundtrack twin peaks the return (2017) tapi tetap terlalu aneh untuk sharon van etten misalnya yg juga ada di situ! pengaruh suicide ini bakal selamanya terbaca di band2 setelah mereka seperti primal scream, my bloody valentine, the jesus and mary chain, bahkan kalau jose mari chan mengaku2 terpengaruh pun kayaknya masih tetep masuk2 aja. bagi saya duo maut ini tetap gak tergantikan. selamanya. duo ajaib lainnya seperti sparks memang masih hidup hingga detik ini dan jelas punya kelucuannya sendiri (tempo hari mereka barusan rilis album ke-26 mereka, orang gila!), tapi rasanya bakal cuma pernah ada satu alan vega di dunia ini yg semoga masih lucu setelah ditinggalkannya. amin yra.

___

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *