Tiga Menguak Camus

February 24th, 2015 | 0

TheOutsider_OrangAsing_WongNjaba

Except for these privations I wasn’t too unhappy. Yet again, the whole problem was:  how to kill time. After a while, however, once I’d learnt the trick of remembering things, I never had a moment’s boredom. » Read the rest of this entry «

Belajar Script Development 101

February 24th, 2015 | 1

revisiohrevisi!

Berikut ini saya share salah satu proses menulis saya. Ide dicomot dari sana sini. Awalnya saya melempar satu anekdot pendek (lihat Draft 01 di bawah) tentang rumah berhantu ke sebuah WhatsApp group yang isinya kawan-kawan unit film di kampus lama saya dulu. Dasar sudah satu frekuensi, beberapa kawan langsung sigap menyambar dengan menambahi cerita dari pancingan saya itu. Saya sambung lagi, lalu disambar lagi oleh kawan yang lain, begitu seterusnya, makin panjang dan panjang lagi. Rupanya seseorang di group itu lalu menyatukan cerita panjang tersebut dan menyebarkannya lewat WhatsApp, Line, BBM, dsb, sehingga makin menyebar, menyebaar, teruuuus menyebaaar. Pokoknya going viral gitu deh. Lucunya, setelah berkelana sana-sini di belantara dunia maya, ehhh anekdot itu beberapa kali kembali ke saya sendiri!

Yang saya mau bilang di sini adalah: untuk beberapa kasus, proses menulis adalah perkara revisi, revisi, dan revisi. Lagi dan lagi. Saya posting di sini, pura-puranya untuk menanggapi postingan Ardi dan Jaki soal serupa. Eh beda sih.. Tapi cuek ah.

DRAFT 01.

FADE IN.
INT. Home – NIGHT

Suatu hari di rumah baru.
“Pa, katanya di rumah ini ada hantunya ya?”
“Ah, kata siapa, dek?”
“Kata Bik Inah, pas nyebokin aku.” » Read the rest of this entry «

did you make mankind…

February 21st, 2015 | 0

XTC_DearGod

…after we made you? » Read the rest of this entry «

Berburu dan Meramu?

February 19th, 2015 | 0

.
Beberapa hari lalu Talitha mewawancarai saya untuk sebuah artikel di web roi-radio. Saya muat ulang tulisan tersebut di blog ini untuk arsip, versi asli sebelum diedit oleh editor web tersebut:

foto-BW_roi-radio

Budi Warsito, dari Majalah Tua ke Barang Vintage
Teks dan Foto oleh: Talitha Yurdhika

Memori adalah sejarah masa lalu, tersimpan lewat barang, musik, bacaan, apapun. Coba deh lihat sekeliling kamu, kita nggak bisa terlepas dari kenangan-kenangan masa lalu yang berupa barang vintage, kan? Nah, ngomong-ngomong soal itu, saya sempat ngobrol santai bareng seseorang yang hobi banget mengoleksi barang-barang vintage nih, ini dia Budi Warsito. Menurut Mas Budi, barang-barang lawas selalu punya kisah tersendiri dari masa ke masa. Pengen tahu lebih lanjut, yuk simak ulasannya! » Read the rest of this entry «

Lomba Mirip Gombloh
dan Kaset Duplikat Group

February 9th, 2015 | 2

DuplikatGroup_kaset

Ketika sedang mempersiapkan kaset album solonya yang kesekian, yang kemudian memuat hits pop terbesarnya “Kugadaikan Cintaku”, Gombloh pernah kepikiran satu cara promosi yang tak lazim, yakni membuat lomba mirip Gombloh. Ini mirip look-alike contests di Barat sono [salah satu yang cukup legendaris: mitos soal Chaplin pernah diam-diam menyelinap ke lomba mirip-miripan Chaplin, ikut bertanding, dan kalah! Haha. Berarti pemenangnya dianggap lebih mirip Chaplin ketimbang si Chaplin itu sendiri!]. Namun sayangnya sebelum rencana promosi unik itu sempat terwujud, Gombloh yang mengidap penyakit paru-paru kronis sudah harus dipanggil menghadap-Nya, awal Januari 1988. Atas seizin keluarga almarhum, Radio Suzana dari Surabaya berniat meneruskan rencana kocak itu, » Read the rest of this entry «

Siul-siul Bergembira, a la Gunadi

January 29th, 2015 | 0

HenochGunadiSanbe_JuaraNasionalLombaBersiul1985

Sepanjang sejarah saya berburu dan mengoleksi kaset, baru kali ini saya menemukan album seabsurd ini. Ada banyak sekali memang genre musik di dunia ini, tak terhitung jumlahnya, termasuk yang aneh-aneh, tapi rasanya tak ada yang lebih mak jleb ketimbang tulisan di sampul kaset ini, yang benar-benar melampaui akal sehat: JUARA NASIONAL LOMBA BERSIUL 1985! Ternyata ada ya, bersiul diperlombakan? Tingkat nasional pula! Untuk urusan absurd-absurdan, bangsa kita ini memang tak pernah kehabisan bahan. Saya langsung bergegas membuka-buka sleeve kasetnya, dan mendapati semacam liner notes yang ditulis oleh artist-nya sendiri di situ. Menggelikan sekaligus mengharukan. Saya ketik ulang saja di sini, » Read the rest of this entry «

“Hari Ini, Hari Milikku..”

January 21st, 2015 | 4

MentariKalikausar12'

Setiap mendengar lagu “Mentari”, atau bahkan hanya membaca judulnya saja, ingatan saya selalu langsung terlempar jauh ke masa-masa Ospek masuk ITB di tahun reformasi. Sebagai mahasiswa baru, kami dicekoki panitia dengan lagu ini, diajari untuk menyanyikannya bareng-bareng bersama ratusan mahasiswa baru lainnya, yang memang bikin merinding bulu kuduk saking bagusnya. Dalam waktu singkat kami langsung bisa menguasai nada dan liriknya, » Read the rest of this entry «

Ritta, Remy, dsb

January 21st, 2015 | 0

RemySyladoCompany_NyanyianKhalayak_kaset

Gara-gara seorang kawan dari Malang, Bung Samack, yang via akun socmed-nya berbagi foto kaset Ritta Rubby Hartland album Wajib Belajar koleksi Museum Musik Indonesia, saya jadi teringat sesuatu. Dulu saya selalu membeli kaset-kaset dan piringan hitam Ritta Rubby Hartland (atau setelah berganti nama Ritta Rubby Adiwidjaja) dari lapak-lapak musik bekas bukan lantaran saya suka, » Read the rest of this entry «

Dalam Rangka Membicaraken Guilty Pleasure Saya: Is Haryanto, yang Lagu-lagu Pop Jawa-nya Sungguh Warbiyasa, Secara Notasi, Beat, maupun Lirik (Apalagi Liriknya!), Yen Sampeyan Iso Boso Jowo Yo Mesthi Kepingkel-pingkel Dhewe. Gendheng-gendheng Psikadelik, Kemplu To The Max! Ajuuur…

January 20th, 2015 | 0

.
Suatu hari di kursus LIA.

A: “Is Haryanto, a singer..”
B: “Yes, he is!”
A: “Err, Is Haryanto, a songwriter..”
B: “Yes, he is!”
A: “Umm, I mean, Is Haryanto…”
B: “YES, HE SURELY IS! Are you okay?? Why keep asking that??”
» Read the rest of this entry «

Ajojing Padang Pasir

January 19th, 2015 | 0

DiscoArabVol2_kaset

Setiap dilanda kebosanan (astaga, ini baru awal pekan) saya selalu meluncur ke lapak-lapak kaset bekas, dan kali ini coba menjajal wilayah-wilayah musikal yg selama ini gelap buat saya: disco! Entah apakah ini pilihan tepat bagi seorang awam disko, » Read the rest of this entry «