Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki
[track ke-4 dari album Sheila on 7, 1999]
“Band ini bakal besar,” ujar seorang teman dengan intonasi yakin dan mimik serius, di kamar kosnya sekitar 14 tahun silam, saat lagu-lagu dari album debut Sheila on 7 mulai sering diputar di radio. Saya tertawa meragukannya karena jika lagu “Kita” yang dijadikan patokan, itu seperti anekdot di siang bolong. Ketika itu pertengahan 1999, Bandung belum segerah sekarang, kami berdua sedang belajar mati-matian demi UAS Kalkulus esok harinya. Kata ‘kami’ mungkin kurang tepat, karena saya lebih memilih mengobrak-abrik rak kaset koleksi teman saya itu ketimbang berkutat soal limit fungsi dan diferensial integral. Saya membawa pulang kaset Sheila on 7, gagal di ujian Kalkulus dan harus mengulang mata kuliah itu tiga kali. » Read the rest of this entry «






